“dia sih enak, rumahnya dekat jadi gag pernah telat masuk kantor,
lhaa gw harus terjebak kemacetan dulu” itu salah satu contoh rasa keluhan, coba deh kita berintropeksi diri sendiri, caranya menggantinya seperti ini, “mungkin gw telat karena gw berangkatnya kesiangan Alhamdulillah setidaknya gw sampe kantor juga”. Nah kan lebih ada rasa bersyukur dan intropeksi diri sendiri..
lhaa gw harus terjebak kemacetan dulu” itu salah satu contoh rasa keluhan, coba deh kita berintropeksi diri sendiri, caranya menggantinya seperti ini, “mungkin gw telat karena gw berangkatnya kesiangan Alhamdulillah setidaknya gw sampe kantor juga”. Nah kan lebih ada rasa bersyukur dan intropeksi diri sendiri..
Memang sangatlah sulit dalam membuat pengganti rasa dihati apalagi kalau sudah terbiasa membandingkan diri kita dengan orang lain, yang lebih parah lagi adalah membandingkan fitur2 bonus dari Allah SWT contohnya; materi, fisik, dan jabatan. Padahal kalau kita mau bersyukur saja akan hal tersebut Insya Allah kita tidak akan merasa kecil, minder, rendahan, hina, dsb.
Menurut Kyai Noor Matin bahwasanya hal-hal yang boleh manusia iri_kan adalah; [1] Manusia dengan Ilmu yang tinggi, [2] Manusia yang bersedekah sangat besar.
Maksud dari pernyataan diatas adalah kita boleh iri jikalau kita melihat ada seseorang kerabat kita memiliki ilmu agama [contoh], ini merupakan suatu motivasi bagi kita semua agar bisa seperti orang tersebut. Apalagi kalau melihat manusia yang bersedekah besar rasa iri “ingin” bisa bersedekah seperti itu dipersilahkan.
Jadi paling enak adalah “jadi diri sendiri” sehingga kita bisa bereksplorasi dengan diri sendiri jangan kita terlalu membuat “batasan” atau “mengkotakkan” diri anda dengan rasa keluhan. Maksudnya membuat batasan adalah seperti ini; “gw gag bisa maen ama dia karena dia orang-orang borju”. Lho sekarang kalo di tela’ah kenapa kita “gag” bisa berteman dengan mereka?? Jangan takut akan hal tersebut, tho kalo kita menjadi diri sendiri juga mereka akan mau berteman dengan anda minimal kita berinteraksi saja, jangan hanya diam atau pasif, tho itu bisa dikategorikan menjadi teman.
Kesimpulannya adalah; biasakanlah kita mensyukuri apa yang kita sudah punya baik fisik, materi ataupun karir,. Jadi kita pun hidup akan lebih bernilai.
“Be Your Self”
